14 November 2009

KU TAK MENGERTI


KU TAK MENGERTI

Aku mengenalmu kasih, aku mengerti dan bahkan memahami apa yang ada dalam benakmu, ataupun sesuatu yang akan engkau kerjakan dan lakukan. Kata seorang sahabat kepadaku, entah memang benar dia memahami atau hanya sebatas sebuah ungkapan, namun demikianlah seuntai kata yang di ucapkan dari bibirnya sebelum kemudian dia pergi dan menghilang dari jangkauan mata dan kehidupanku, dan aku tidak tahu lagi sedang apa dan dimana dia sekarang

Sejak saat itu pula dia pergi dari sisiku, tanpa pesan ataupun sebuah alasan yang pasti bagiku, yang dapat meyakinkan diriku bahwa aku telah melakukan sebuah kesalahan yangat fatal bagi perjalanan kisah ini, sehingga membuat dia pergi dariku. Namun inilah realitas kehidupan yang aku alami. Hari-hariku pun terasa sepi seakan tak ada lagi kehidupan dalam dunia ini, sunyi, sepi dan juga gelisah yang selalu hadir menemani kesendirianku. Disaat hatiku mulai gundah, hanyalah tembok dan perabot ruang kamar yag menjadi sasaran tertujunya tatapan mataku, pikiran pun mulai melang-lang buana sendiri tanpa arah yang pasti dan apa yang menjadi fokus dalam pikiranku, hanya yang selalu timbul di dalam pikiranku saat-saat itu adalah; seandainya tembok serta perabot yang ada dalam ruangan kamar ini menpunyai telinga, mulut dan juga mata, mungkin mereka telah mendengarkan jeritan batinku ini, melihat kegelisahan yang aku alami, serta mungkin mereka telah memberikan aku semacam suatu pengertian atau alasan ataupun bukti yang kuat kepadaku, agar aku pun dapat mengerti tentang dirinya dan kesalahan yang aku lakukan pada dirinya.

Kenangan indah yang telah kita lalui bersama, terkadang membuat senang, terkadang juga membuat sedih, biarpun demikian kita selalu jalani bersama dan rasakan pahit serta manisnya kata Cinta itu bersama. Walaupun dia hanya hadir untuk jedah sejenak dalam kehidupanku dan membuka ruang hatiku tentang cinta yang lama telah aku kunci dan kuburkan dalam bilik hatiku yang paling terdalam, sehingga membuat aku bisa bangkit kembali dari tidurku yang panjang. Namun kini semuanya telah berubah sebab cinta yang dahulu indah kini telah menjadi kelabu….. sehingga kini aku hanya dapat menyimpan wajahnya dalam ingatan dan lamunanku, karena kini dia tidak bersamaku lagi dan telah menjadi milik orang lain. Walaupun demikian kisah indah yang telah di lalui bersama tidak dapat dihapus secepat yang dipikirkan (lagunya PETERPAN; Menghapus Jejakmu) dari dalam otak ini. Namun aku harus relakan kepergian dia, sebab itu adalah pilihan serta keputusannya, seperti ada pepatah mengatakan; “Cinta Belum Tentu Bersatu”. Dalam setiap langkah perjalanan kisah ini, telah memberikanku pelajaran yang sangat berarti dalam hidupku, sehingga aku patut berterima kasih untuk dia yang telah menemani aku menjalani kisah ini. Karena itu aku ingin mengatakan bahwa; “Sahabat, sisikanlah sedikit ruang dibilik hatimu yang paling dalam, agar akupun dapat melabuhkan kapal persahabatanku, di dermaga Cinta mu”.

“Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah kenyataan dan esok adalah misteri, sehingga tidak ada salahnya kita mencobanya hari ini untuk menentukan hari esok yang lebih baik”
By. Mr.Tigma/Erick

06 Oktober 2009

ANak FAKfak


HALAL BI HALAL DI YOGYAKARTA

Dengan berbagai latar belakang yang berbeda, namun dengan satu tujuan mereka hadir di Yogyakarta untuk menempuh pendidikan yang layak atau lebih tinggi. Ditengah-tengah kesibukan mereka dengan kuliah dan juga aktivitas organisasi intern kampus yang padat, namun masih saja ada kegiatan yang mereka (Anak Fakfak) lakukan diluar dari kesibukan mereka tadi; yakni Berbuka bersama dan juga Halal Bi Halal bersama di kota Yogyakarta, demi satu harapan yaitu melestarikan budaya yang telah ada secara turun-temurun dalam tatanan massa rakyat Fakfak; Yakni “Satu Tunggku Tiga Batu”.

Saat diseluruh penjuru dunia, saudara-saudara mereka yang Muslim merayakan hari kemenangan yang disebut dengan Idul Fitri, anak-anak Fakfak yang nota bene adalah mahasiswa inipun tidak ketinggalan, dengan semangat persaudaraan yang ada mereka mencoba membentuk Panitia yang dinamakan dengan Tim Kerja Halal Bi Halal dibawah Paguyuban Keluarga Mahasiswa Fakfak Papua (PKMFP) Se-Yogyakarta. Tim Kerja ini, pada tanggal 20, September 2009.

Waktu kerja dari Tim Kerja adalah satu minggu, namun dengan semangat persatuan dan persaudaraan yang mereka miliki, acara yang dimaksud pun dilaksanakan pada tanggal 28, September 2009 di AULA Asrama Kamasan I Yogyakarta, pada kesempatan itu pula hadir Bapak Hans Maniburi selaku Sesepuh Anak Papua di Yogyakarta, Bapak GBPH Prabu Kusumo selaku Pelindung Organisasi, yang disambut kedatangannya dengan tabuhan gendang (Rebana Hadrat) dari teman-teman yang ditugaskan untuk menabuh gendang. Tim kerja memberikan waktu kepada beberapa orang untuk menyampaikan sambutan, sambutan pertama yang disampaikan oleh saudara Aron Hegemur selaku Koordinator Tim, dalam sambutannya ia melaporkan kinerja kerja Tim dan juga besar dana yang dipakai dalam pelaksanaan acara Halal Bi Halal tersebut, sambutan kedua Oleh Erickson M.Tigtigweria Selaku Ketua PKMFP Se-Yogyakarta sambutannya adalah di titik beratkan pada bagaimana kita mampu menjaga kekerabatan yang sedari turun-temurun telah dijaga dan dilestarikan oleh nenek moyang kita dan bagaimana caranya kita menanggapi kehadiran budaya luar (Westernisasi) yang lagi marak dan mencoba masuk ke segala sendi kehidupan kaum muda sekarang, sambutan ketiga oleh Bpk. Hans Maniburi, selaku Sesepuh dan Orang tua bagi Anak Papua di Yogyakarta, sambutannya; bagaimana kita mendekatkan diri pada yang maha kuasa dan bagaimana kita dapat melakukan yang terbaik untuk negeri dan juga bangsa kita, terlebih untuk negeri tercinta kita Papua Barat, serta sambutan dari Bpk. GBPH Prabukusumo, yang mana dalam sambutannya banyak berbicara tentang kepemimpinan dan juga tentang bagaimana orang papua bisa berbaur dalam massa rakyat yang plural; yakni kita harus bisa; 1. Disiplin, 2. Cara berpakaian, dan juga 3. Perilaku. Yang menjadi persoalan dan banyak disampaikan dalam sambutannya ini karena kebanyakan kita orang papua tidak mampu untuk bergaul dengan orang lain alias exclusif sekali, ego orang papua terlalu tinggi padahal kadang kita tidak mampu dalam hal adu argument dengan orang lain.

Acara yang dimaksud ini dengan manual acaranya sebagai berikut :

Susunan Acara

Halal Bi Halal

No

Waktu

Keterangan

Penangung Jawab

1

16.00-16.05

Pembukaan

Mc

2

16.05-16.10

Qalam Illahi

Ilma Uswanas/Ghalib A Werfete

3

16.10-16.15

16.15-16.20

16.20-16.30

16.30-16.50

Sambutan-Sambutan

Sambutan Koordinator Team

Sambutan Ketua Paguyuban

Sambutan Sepupuh IPMAPA

Sambutan Sepupuh PKMFP

Sambutan Pelindung PKMFP Se-Yogyakarta

Aron Hegemur

Erickson Tigtigweria

Onisimus Kambu/ BPH

-

GBPH Prabu kusumo

4

16.50-17.10

Ceramah Dari Bapak Ustad

Bpk Ustad.

5

17.10-17.25

Isterahat, Jabat Tangan , Di Iringi Hadrat.

Sekalian “Doa’ Makan

Mc, Dkk

Dari Kak Julius Way (Kristen)

6

17.15-17.30

Doa Penutup

Bpk Ustad

7

17.30- Selesai

Penutup (Pulang)

Mc

Tidak ada satu kekuatan di dunia ini yang bisa membungkam

Suatu keadilan, sebab dimana terjadi penindasan disana akan Hadir embrio keadilan !!!

“Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah kenyataan dan esok adalah misteri, sehingga tidak ada salahnya kita mencobanya hari ini untuk menentukan hari esok yang lebih baik”

By; Mr.Tigma/Erick